Posts

Banjir Teknologi, Tapi Mandi Masih Pakai Ember

June 30, 2025

"Kalau nggak belajar Next.js, kamu bakal ketinggalan zaman." "Kalau nggak pake Tailwind, kamu bukan web developer sejati."
Selamat datang di dunia modern development, dimana teknologi datang lebih cepat dari kemampuan kita untuk move on dari mantan.
  • Pagi: Baca artikel tentang kenapa kamu harus pindah dari React ke Solid.
  • Siang: Liat YouTube tutorial Astro yang katanya "lebih ramah SEO".
  • Sore: Dapet tweet thread panjang tentang Bun, Deno, dan serverless.
  • Malam: Scroll TikTok, nemu video 30 detik bikin website pakai AI.
Tiba-tiba kamu panik:
"Gue harus pelajari semua ini kalau mau survive."
Dan akhirnya kamu cuma bengong sambil buka VS Code, ngetik npm create panic@latest.
Karena dunia teknologi itu FOMO-nya lebih parah dari gosip artis. Ada tools baru? Kita ngerasa harus nyobain. Ada framework hype? Kita buru-buru pindah. Liat orang lain post project keren? Kita ngerasa jadi developer gagal. Padahal, di balik semua itu, belum tentu kita butuh semuanya.
Kita sering salah paham. Kita pikir makin banyak tools yang kita pakai = makin keren. Padahal, kadang kita cuma mandi pakai ember di tengah hujan badai teknologi. Airnya banyak, tapi kita cuma bisa nampung dikit. Sisanya numpuk, dan akhirnya tergenang di bookmarks doang.
“Learn once, never build.”

Tailwind, Next.js, Astro, Svelte, Tanstack, GraphQL, Redux, Zustand, Clerk, tRPC, Supabase... Itu semua bagus. Tapi bukan berarti kamu harus pakai semuanya di satu project to-do app.
"Kalau kamu bisa nyelesaiin masalah dengan teknologi lama yang kamu kuasai, itu udah cukup keren."
Kadang yang kamu butuh bukan tools baru, tapi niat lama yang belum jalan.
  1. Pilih senjata yang kamu kuasai. Bukan yang paling baru.
  2. Tentukan tujuan. Tools itu buat nyelesain masalah, bukan nambahin beban eksistensial.
  3. Jangan bandingkan progress kamu sama developer di Twitter. Mereka juga nggak seproduktif itu kok, cuma jago branding.
  4. Selesaikan satu project dulu, baru eksplor yang lain. Jangan semua dicoba, ujung-ujungnya nggak ada yang jadi.

Teknologi baru itu menggoda. Apalagi kalau warnanya ungu dan ada animasi smooth di landing page-nya. Tapi ingat:
“Kamu nggak perlu semua tools untuk jadi developer hebat.”
Kadang, jadi developer itu bukan soal tahu semua tools, tapi tahu kapan harus bilang: "Gue cukup, dan gue jalan terus." Selamat coding. Jangan lupa tutup tab-tab tutorial yang udah kamu buka dari 3 minggu lalu tapi belum ditonton.